MAN 1 TULUNGAGUNG diakhir tahun 2019 telah memberikan kejutan lagi terutama dalam bidang LKTI. KIR IPS/BAHASA MAN 1 TULUNGAGUNG menjuarai tingkat nasional dengan juara II. Menjadi kebanggaan tersendiri, setiap tahun senantiasa sering mendapatkan juara LKTI baik ditingkat lokal maupun nasional.

Pembimbing dan Tim KIR IPS/BAHASA MAN 1 TULUNGAGUNG

“REAL”(Khazanah Media Bahan Bakar Alternatif dari Sampah Pembalut Studi Kasus di Pondok Pesantren Abdul Faidl, dengan judul penelitian tersebut mengantarkan Tim KIR IPS/BAHASA MAN 1 TULUNGAGUNG meraih juara II tingkat nasional. Tim yang dibimbing oleh Bapak Trijono, S.S., M.Pd., dan juga guru mata pelajaran sejarah di MAN 1 TULUNGAGUNG.

Tim kelompok yang mengambil penelitian tersebut diatas adalah Latifatul Fadhilah XII MIA U 1, Alfina Rida Syafi’ah XI IIS U, Dhea Alfira Nanda XI IIB U yang memiliki pemikiran untuk mengadakan penelitian mengenai bahan alternatif dari sampah pembalut. Kerjasama yang solid dan memiliki didikasi mengenai dunia riset atau penelitian, akhirnya menjuarai juara II.

Diharapkan dengan adanya Madrasah Berbasis Riset mampu memberikan kontribusi yang baik pada anak didik, terutama pada aspek dari tujuan madrasah mengenai dunia penelitian, menurut kepala madrasah Drs. H. Slamet Riyadi, M.Pd. Selain itu, dunia penelitian memang menjadi tujuan visi misi MAN 1 TULUNGAGUNG, agar anak didik dapat berkembang pemikirannya dan berlatih sesuai dengan pilihan pengembangan di madrasah.

Selain menjuarai, juga termasuk sebagai tim kelompok Best Presentation. Semoga dengan adanya juara di LKTI UINSA Surabaya pada Dies Natalis CSSMORA KE 12 mampu melahirkan benih-benih peneliti muda yang handal dan berkarakter, tutur Trijono, S.S., M,Pd., selaku ketua pembina KIR IPS/BAHASA.